Friday, May 16, 2014

Arti Lirik Do Pal Berikut ini lirik lagu india yang berjudul Do Pal (dari film Veer Zaara ) beserta arti terjemahannya.


Arti Lirik Do PalBerikut ini lirik lagu india yang berjudul Do Pal (dari film Veer Zaara ) beserta arti terjemahannya.


Do Paldo pal ruka khwaabo.n ka kaaravaa.nimpian ini telah pudar untuk beberapa saat
aur phir chal diye tum kahaa.n ham kahaa.nlalu kemana aku dan kamu harus pergi
do pal kii thii yeh dilo.n kii daastaancerita hati ini tidaklah berlangsung lama
aur phir chal diye tum kahaa.n ham kahaa.n...lalu kemana aku dan kamu harus pergi
tum the ki thii koii ujalii kiraNapa itu hanya sebuah cahaya ataukah benar-benar dirimu
tum the ya koii kalii muskaa'ii thiiapa itu hanya bunga tersenyum ataukah benar-benar dirimuarti lirik india (inslyrics.blogspot.com)tum the ya sapno.n ka tha saawanapa itu hujan impian ataukah dirimu
tum the ya khushiyo.n kii ghaTaa chhaa'ii thiiapa itu awan kebahagiaan ataukah dirimu
tum the ki thaa koii phuul khilaapa itu bungan yang mekar ataukah dirimu
tum the ya mila tha mujhe naya jahaa.napa itu kehidupan yang baru ataukah dirimu
do pal ruka khwaabo.n ka kaaravaa.nimpian ini telah pudar untuk beberapa saat
aur phir chal diye tum kahaa.n ham kahaa.nlalu kemana aku dan kamu harus pergi
do pal kii thii yeh dilo.n kii daastaancerita hati ini tidaklah berlangsung lama
aur phir chal diye tum kahaa.n ham kahaa.n...lalu kemana aku dan kamu harus pergi
tum the ya khushbuu hawaa'o.n me.n thiiapa itu aroma udara ataukah dirimu
tum the ya ra.ng saarii dishaa'o.n me.n theapa itu meledaknya warna ke seluruh mata angin ataukah dirimu
tum the ya roshnii raaho.n me.n thiiapa itu cahaya di jalan ataukah dirimu
tum the ya giit guu.nje fizaa'o.n me.n theapa itu nyanyian yang bergema di udara ataukah dirimu
tum the mile ya milii thii ma.nzile.napakah telah kutemukan tujuan hidupku atau dirimu
tum the ki tha jaaduu bharaa koii samaa.napa itu sentuhan sihir ataukah dirimu
do pal ruka khwaabo.n ka kaaravaa.nimpian ini telah pudar untuk beberapa saatarti lirik india (inslyrics.blogspot.com)aur phir chal diye tum kahaa.n ham kahaa.nlalu kemana aku dan kamu harus pergi
do pal kii thii yeh dilo.n kii daastaancerita hati ini tidaklah berlangsung lama
aur phir chal diye tum kahaa.n ham kahaa.n...lalu kemana aku dan kamu harus pergi




































































Bapak Palang Merah Dunia Biografi Henry Dunant - Bapak Palang Merah Dunia




Bapak Palang Merah Dunia

Biografi Henry Dunant - Bapak Palang Merah Dunia

 



Biografi Henry Dunant - Mungkin bagi pembaca yang aktif keorganisasian kesehatan sudah tidak asing lagi dengan tokoh terkenal yang satu ini. Pria asal Swiss ini merupakan pelopor gerakan sosial terhadap bidang kesehatan. Di masanya yang diwarnai peperangan antara Prancis dan Itali itu membuat kepeduliannya semakin kuat terhadap kehidupan manusia. Hingga pada akhirnya dialah yang memberikan gagasan-gagasan untuk membuat sebuah organisasi yang mengutamakan keselamatan nyawa manusia. Berikut ini sekilas tentang biografi Henry Dunant.

Nama lengkapnya Jean Henri Dunant lahir 8 Mei 1828 dan meninggal 30 Oktober 1910 pada usia 82 tahun, yang juga dikenal dengan nama Henry Dunant, adalah pengusaha dan aktivis sosial Swiss. Jean yang dikenal sebagai Bapak Palang Merah Dunia ini adalah pemuda yang menyaksikan perang mengerikan antara pasukan Prancis dan Italia melawan pasukan Austria di Solferino, Italia Utara pada tanggal 24 Juni 1859. Ketika melakukan perjalanan untuk urusan bisnis pada tahun 1859, dia menyaksikan akibat-akibat dari Pertempuran Solferino, sebuah lokasi yang dewasa ini merupakan bagian Italia. Kenangan dan pengalamannya itu dia tuliskan dalam sebuah buku dengan judul A Memory of Solferino (Kenangan Solferino), yang menginspirasi pembentukan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada tahun 1863. Konvensi Jenewa 1864 didasarkan pada gagasan-gagasan Dunant. Pada tahun 1901, dia menerima Penghargaan Nobel Perdamaian yang pertama, bersama dengan Frédéric Passy.

Dunant lahir di Jenewa, Swiss, putra pertama dari pengusaha Jean-Jacques Dunant dan istrinya Antoinette Dunant-Colladon. Keluarganya adalah penganut mashab Kalvin (''Calvinist'') yang taat serta mempunyai pengaruh yang signifikan di kalangan masyarakat Jenewa. Kedua orangtuanya menekankan pentingnya nilai kegiatan sosial. Ayahnya aktif membantu anak yatim-piatu dan narapidana yang menjalani bebas bersyarat, sedangkan ibunya melakukan kegiatan sosial membantu orang sakit dan kaum miskin. Dunant tumbuh pada masa kebangkitan kesadaran beragama yang dikenal dengan nama Réveil, dan pada usia delapan belas tahun ia bergabung dengan Masyarakat Jenewa untuk memberikan zakat.

Pada tahun berikutnya, bersama dengan teman-temannya, ia mendirikan apa yang disebut “Kamis Asosiasi”, sebuah kelompok anak muda tanpa ikatan keanggotaan resmi yang melakukan pertemuan rutin untuk mempelajari Bibel dan menolong kaum miskin. Waktu senggangnya banyak dia habiskan untuk mengunjungi penjara dan melakukan kegiatan sosial.

Pada tanggal 30 November 1852, Dunant mendirikan cabang YMCA di Jenewa. Tiga tahun kemudian, dia berpartisipasi dalam pertemuan Paris yang bertujuan membentuk YMCA menjadi sebuah organisasi internasional. Pada tahun 1849, pada usia 21, Dunant dipaksa meninggalkan College Calvin karena nilai yang buruk, dan ia memulai magang pada perusahaan Pertukaran Uang Lullin et Sautter. Setelah berhasil, ia menetap sebagai karyawan bank.

Pada tahun 1853, Dunant mengunjungi Aljazair, Tunisia, dan Sisilia bertugas pada sebuah perusahaan yang dikhususkan untuk “koloni dari Setif” (Compagnie genevoise des koloni de Setif). Walaupun sedikit pengalaman, ia berhasil menyelesaikan tugas. Terinspirasi oleh perjalanan itu, dia menulis buku pertamanya dengan judul Notice sur la Régence de Tunis (Kisah tentang Regensi di Tunisia), yang diterbitkan pada tahun 1858.

Pada tahun 1856, Dunant mendirikan perusahaan yang beroperasi di wilayah-wilayah jajahan luar negeri dan, setelah memperoleh konsesi lahan dari Aljazair yang ketika itu berada di bawah pendudukan Prancis, dia juga mendirikan perusahaan perkebunan dan perdagangan jagung bernama Société financière et industrielle des Moulins des Mons-Djémila (Perusahaan Keuangan dan Industri Penggilingan Mons-Djémila). Namun, lahan dan hak atas air yang dijanjikan tidak kunjung ditetapkan dengan jelas, sedangkan otoritas kolonial di Aljazair juga bersikap kurang kooperatif. Oleh karena itu, Dunant memutuskan untuk meminta bantuan secara langsung kepada Kaisar Napoleon III dari Perancis, yang ketika itu sedang berada di Lombardi bersama pasukannya. Prancis sedang berperang di pihak Piedmont-Sardinia melawan Austria, yang ketika itu menduduki banyak dari wilayah yang dewasa ini bernama Italia. Markas Napoleon terletak di kota kecil bernama Solferino. Dunant menulis sebuah buku yang isinya penuh sanjungan dan pujian bagi Napoleon III untuk dia hadiahkan kepada kaisar tersebut. Kemudian dia melakukan perjalanan ke Solferino untuk bertemu secara pribadi dengan Napoleon III.

Dunant tiba di Solferino pada malam hari, 24 Juni 1859, pada hari yang sama sebuah peperangan antara kedua belah pihak telah terjadi di dekatnya. Tiga puluh delapan ribu luka, mati dan mati, masih di medan perang, dan ternyata ada sedikit usaha untuk memberikan perawatan. Dunant berinisiatif mengerahkan penduduk sipil setempat, terutama kaum perempuan, untuk memberikan pertolongan kepada para prajurit yang terluka dan sakit. Karena persediaan alat-alat dan obat-obatan yang diperlukan tidak memadai, Dunant sendiri mengatur pembelian material yang dibutuhkan itu serta membantu mendirikan rumah sakit darurat. Dia berhasil meyakinkan penduduk setempat untuk melayani para korban luka tanpa melihat di pihak mana mereka bertempur, sesuai dengan slogan “Tutti fratelli” (Kita semua bersaudara) yang diciptakan oleh kaum perempuan dari kota Castiglione delle Stiviere tak jauh dari tempat itu. Dia juga berhasil membujuk pihak Prancis untuk membebaskan dokter-dokter Austria yang mereka tawan.

Sekembalinya ke Jenewa pada awal bulan Juli, Dunant memutuskan menulis sebuah buku tentang pengalamannya itu, yang kemudian dia beri judul Un Souvenir de Solferino (Kenangan Solferino). Buku ini diterbitkan pada tahun 1862 dengan jumlah 1.600 eksemplar, yang dicetak atas biaya Dunant sendiri. Dalam buku ini, Dunant melukiskan pertempuran yang terjadi, berbagai ongkos pertempuran tersebut, dan keadaan kacau-balau yang ditimbulkannya. Dia juga mengemukakan gagasan tentang perlunya dibentuk sebuah organisasi netral untuk memberikan perawatan kepada prajurit-prajurit yang terluka. Buku ini dia bagikan kepada banyak tokoh politik dan militer di Eropa.

Dunant juga memulai perjalanan ke seluruh Eropa untuk mempromosikan gagasannya. Buku tersebut mendapat sambutan yang sangat positif. Presiden Geneva Society for Public Welfare (Perhimpunan Jenewa untuk Kesejahteraan Umum), yaitu seorang ahli hukum bernama Gustave Moynier, mengangkat buku ini beserta usulan-usulan Dunant di dalamnya sebagai topik pertemuan organisasi tersebut pada tanggal 9 Februari 1863. Para anggota organisasi tersebut mengkaji usulan-usulan Dunant dan memberikan penilaian positif. Mereka kemudian membentuk sebuah Komite yang terdiri atas lima orang untuk menjajaki lebih lanjut kemungkinan mewujudkan ide-ide Dunant tersebut,

Manfaat Buah Tomat Bagi Kesehatan



Manfaat Buah Tomat Bagi Kesehatan


1.Mencegah Terjadinya Kanker
 Menurut  hasil penelitian,dengan adanya kandungan Likopen pada buah tomat,dapat mencegah terjadi nya kanker prostat,kaknker pada rahim,kanker pada lambung,pada usus besar,pada pankreas & rektum.
 
2.Menyegah Terjadinya Penyakit Jantung
Dengan adanya kandungan likopen tadi juga dapat mencegah serangan jantung,serta di dalam buah tomat terdapat kandungan asam salsilat yang dapat mencegah pengentalan pada darah.

3.Memperlancar pencernaan
Tomat dapat memperlancar pencernaan sebab pada buah tomat tekandung banyak serat,mineral & air.

4.Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Dengan kandungan vitamin A dan C di dalam buah tomat,buah ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
Manfaat tomat untuk Kecantikan

1.Menghilangkan Jerawat

 Buah ini mengandung zat yang bersifat anti radang dan anti bakteri,yang juga dapat menghilangkan jerawat,Caranya sangat mudah ,tomat dicuci sampai bersih lalu di belah menjadi beberapa bagian,kemudian oleskan dan ratakan pada wajah,tunggu sampai kering,terakhir bilas dengan air dingin.

2.Menyehatkan Kulit

Kandungan B3 yang terdapat buah tomat dapat memperlancar peredaran darah,sehingga kulit tercukupi supaly makanannya.

3.Menghilangkan Komedo

Dengan menggunakan buah tomat sebagai masker juga dapat menghilangkan komedo yang bandel,serta dapat menghilangkan bekas kemerah merahan setelah memencet komedo.

4.Memutihkan Wajah

Tomat juga berfungsi memutihkan wajah,caranya buah tomat,dicampur dengan oatmeal dan buah lemon,oleskan campuran ini pada wajah,kemudian diamkan selama 10 menit,lalu bilas menggunakan air hangat.

Sekian sobat beberapa Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan dan Kecantikan,Semoga bermanfaat